Pelatihan Pengambilan Contoh (PPC) Pupuk untuk Peningkatan Kapasitas SDM di BRMP Tanah dan Pupuk
Bogor, 15-17 Desember 2025, Dalam rangka meningkatkan kompetensi SDM di BRMP Tanah dan Pupuk dalam pengambilan contoh pupuk dan pengawasan mutu pupuk. BRMP Tanah dan Pupuk bekerjasama dengan PT SIGMA Mutu Indonesia telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengambilan Contoh Pupuk yang diikuti oleh 45 peserta staff BRMP Tanah dan Pupuk. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan teknis terkait tata cara pengambilan contoh pupuk yang benar sesuai dengan SNI 19-0428-1998 dan SNI 19-0429-1989, sehingga hasil pengujian laboratorium dapat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tia Rostaman, S.Si, M.Si selaku Kepala Sub Tata Usaha BRMP Tanah dan Pupuk yang mewakili Kepala BRMP Tanah dan Pupuk, dalam sambutnya menyampaikan bahwa pengambilan contoh pupuk merupakan tahapan penting dalam pengawasan peredaran pupuk dan pengawasan mutu pupuk. Hal ini juga untuk menunjang tugas pokok dan fungsi BRMP Tanah dan Pupuk yang memiliki laboratorium pengujian untuk komoditas pupuk karena kesalahan dalam pengambilan contoh dapat berdampak pada hasil analisis laboratorium dan berujung pada kesimpulan yang tidak akurat.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber yang pertama bernama Budi Mulat dari LSP BS yang memberikan materi terkait ketentuan dan persyaratan sertifikasi PPC oleh LSP mencangkup tentang prosedur sertifikasi/regristrasi PPC oleh LSP, kriteria calon PPC sesuai dengan SNI ISO 17024:2012, dokumen yang dibutuhkan sebagai persyaratan sertifikasi, teknis uji kompetensi, pelanggaran dan sanksi sebagai PPC dan sebagainya. Narasumber yang kedua Herbet Erwin,S.M.,ST.MM yang memberikan materi terkait Teknik pengambilan contoh probabilitas sample dan non probabilitas sample mencangkup pengertian dan tipe sampling misalnya simple random sampling, systematic sampling, quota sampling, snowball sampling dan sebagainya, tujuan sampling yang diperuntukan pengujian, inspeksi, survey dan khusus, cara dan prosedur sampling untuk populasi besar dan kecil, pengambilan contoh dan pencampuran serta Quartering. Narasumber yang terakhir Sri Wahyuni,ST.MT yang memberikan materi tentang jenis-jenis pupuk, teknik pengambilan contoh pupuk padat dan cair, penggunaan alat sampling, cara perhitungan pengambilan jumlah sample untuk sample primer, campuran dan sekunder, serta prosedur pengemasan dan pelabelan contoh pupuk. Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik langsung untuk memperkuat pemahaman. Praktik dilaksanakan digudang PT Pupuk Indonesia yang berlokasi Gudang Lini III Parung-Bogor dengan contoh pupuk urea subsidi. Para peserta dibagi 7 kelompok untuk masing-masing kelompok belajar dari pembuatan dokumen rencana pengambilan contoh, perhitungan populasi pupuk, perhitungan cara dan jumlah pengambilan sample, pencampuran dan pengemasan, dan pembuatan berita acara pengambilan contoh pupuk. Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu menjalankan tugas pengawasan pupuk secara profesional dan berkontribusi dalam menjamin ketersediaan pupuk yang bermutu bagi petani.(ELW